You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Puluhan Ribu Benih ikan Nila Ditebar di Danau PU
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Puluhan Ribu Benih Ikan Nila Ditebar di Danau PU

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan melakukan penambahan populasi (restocking) ikan di Danau Kompleks Pekerjaan Umum (PU), Jalan Sapta Taruna Jaya, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jumat (11/11). Sebanyak 20 ribu benih ikan nila ditebar di danau tersebut.

Ikan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar sebagai sumber protein yang mudah didapat

Wali Kota Jakarta Selatan, Tri Kurniadi mengatakan, restocking ini dilakukan agar masyarakat turut berperan aktif menjaga pelestarian lingkungan. Ditambahkan Tri, warga sekitar boleh memancing untuk dikonsumsi.

"Bisa dimanfaatkan untuk konsumsi keluarga. Ikan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar sebagai sumber protein yang mudah didapat. Dan tentunya bukan dijaring atau diambil seluruhnya dalam satu waktu," tegas Tri, Jumat (11/11).

Warga Kemayoran Panen Ikan Lele

Kepala Suku Dinas Kelautan, Pertanian, dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jakarta Selatan, Kristrisasi Helenandari menambahkan, tujuan dari restocking ini meningkatkan ketersedian ikan sebagai sumber protein di perairan umum.

"Tiga bulan dari sekarang diharapkan sudah layak konsumsi dan siap dipancing. Ikan nila itu mudah perawatannya dan rasa dagingnya enak," tandas Kristrisasi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2041 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1012 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye908 personFakhrizal Fakhri
  4. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye903 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Segera Renovasi Jakarta Islamic Centre

    access_time16-07-2026 remove_red_eye787 personFakhrizal Fakhri